Senin, 13 Juli 2009

harapanku

Ya ALLAH,
Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku.
Seorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.
Wajah ganteng dan daya tarik fisik tidaklah penting.
Yang paling penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau
dan memiliki keinginan untuk menjadi seperti Engkau (menauladani sifat-sifat Agung Mu).
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.

Seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya otak yang cerdas.
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku
tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu & situasi.
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.

Aku tidak meminta seorang yang sempurna,
Namun aku meminta seorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna dimataMU.
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.
Seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Dan aku juga meminta:
Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat,pria itu bangga.
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU,
sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU,
bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.
Berikanlah SifatMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.
Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku penglihatanMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya
dan bukan hal buruk saja.
Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat,
sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari,
dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.
dan slalu meberikan semangat untuknya

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu,
aku berharap kami berdua dapat mengatakaan
“Betapa besarnya ALLAH itu karena Dia telah memberikan kepadaku
seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna”.
Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu
pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan.

Sabtu, 27 Juni 2009

Please,,let it flow,

Jalan pikiran kami berbeda,, aku tidak mengerti apkah dia menyebut smua ini sbg fragmen kecil dlam khidupan..ataukah skelumit naskah dalam pnggung sandiwara. .??
Aku tidak tahu,, aku menganggapnya (maaf) munafik.. Apa dia tidak prnah berfikir bahwa makhluk sosial tidak bisa brdri sndri??dan saling membutuhn 1 sama lain!!..
Aku fkir dia mencoba lari dari realita.. Dan mengurung diri dalam tirai kamuflase yang dia buat sndri..

Tapi aku tdk peduli, aku selalu brhrap cintanya,kasih syangnya thdp sesama mkhluk yg brpran sama dlam naskah khidupan..hanya untukku..

Ya,, aku ingin punya tmpat di hatinya,,
Sampai kpanpun..aku tdk akan pnah bisa untk membuang sgala knangan indah,sedih,bhgia,&pahit dengan dia..
Karena q sayang km.sangat,, meski entah bertepuk sbelah tngan atau tidak..

Kamis, 14 Mei 2009

Usai. .

Fakta- fakta baru.. Muncul bergantian,

Perasaan ini makin terikat oleh ribuan pertanyaan yang senantiasa menggebu untuk menyerang!!..

Selama ini aku hidup dalam sebuah kebohongan..

Terkuaknya fakta dalam alur kehidupanku yang penuh liku. .

Membuatku sangat sulit untuk bersikap lapang menerima. .

Harapanku mungkin pupus.. .. ..

Ya, , harus segera kualihkan pandangan ini. .

Obsesi itu harus ditutup rapat-rapat dengan balutan kamuflase. .

Mereka yang buta, akan menganggap ini cuma KLISE..
Tapi kubiarkan mereka meliak-liukan lidahnya dengan ocehan kosong..


stop,naskah ini harus diakhiri..
Tintaku telah tumpah,, tak bisa dilanjutkan. .

Dan aku harus segera beranjak bangun. .

Untuk Menggapai asa nyata..

Selasa, 21 April 2009

Tidak mungkin

Kita. . Berdua punya kehidupan dan urusan duniawi yang berbeda. . Mngkin dia lebih nyaman ketika aq belum memasuki dunianya.. Entah mantan kekasih atau sahabat2nya yang membuatku kadang begitu sulit beradaptasi dalam ling kungan hidupnya . .
Perbedaan mendasar sangat sulit disatukan. .
Dia menginginkan orang lain bukan dirimu. . Harapan mu yang terlalu tinggi mengharapkanya jadi pendamping hidupmu justru akan membuatmu jatuh ke lubang kecewa dan sakit hati

Rabu, 08 April 2009

Ini bukan sekelumit msalah hidup keluargaq. . .

Hanya pertanyaan dalam sebuah jalinan kasih asmara saja. . .

Cintaq padanya mungkin terlarang, ya. . . Memang q tidak boleh mempunyai harapan besar untuk jadi pasangan hidupnya. .
Aku tak mau jadi korban sebuah hukum karma. .

Memang tak ada yang salah ada perkataan.benci dan cinta itu. . .'beda-beda tipis'. . .

Dan akupun mengalaminya. . Kutunjukan wjah kbencianq setiap bertemu dengannya. . .

Namun dia tak akan pernah tahu bahwa kebencian itu sebesar rasa cintaku padanya..

Apa ini hanya kamuflase belaka?entahlah. . .

Kulakukan ini hanya untuk menjaga hati. . Yang aku takut akan berubah terlampau jauh. .

Rabu, 25 Februari 2009

sedikit lega

akhirnya udah sedikit lega perasaanku ini.. kemaren udah cerita sama temen-temen.. sedikit ngurangin rasa sakit jadi dadaku gak sesek lagi harus nanggung masalah ini sendirian...
awalnya sih malu karena aib ini udah kebongkar dan jadi rahasia umum.. tapi biarlah....
jadi pelajaran juga buat mereka kalau hidup itu gak gampang dan gak semudah yang mereka bayangin.. suatu saat mereka pasti bakal ngerasain pahit6nya hidup kok.. tapi entah kapan dimana dan bagaimana itu cuma rahasia tuhan......
mungkin yang bisa aku lakuin sekarang ya cuma nunggu,nunggu dan nunggu........... entah kapan semua bakal jadi baik lagi.... dan aku cuma bisa berharap and berdo'a... tuhan............. izinkan aku untuki bahagia kembali.... Amien.................

Sabtu, 21 Februari 2009

ini yang pertama


dari dulu udah pengen bangetzz punya blog.. eh.. tapi baru kesampe'an skrang.. mungkin butuhnya emang bru kali ini... yah.. mega butuh tempat boeat curhat selain teman.. ataw shabat.. yang pasti!!!! tapi sayang blog pertama ini di buat saat aku bener2 sedih.. baaangeeetsss............. aklu gak bisa cerita panjang lebar sekarang mungkin nanti... tapi pasti... see u.................

Mengenai Saya

Foto saya
aku adalah orang yang kasar,galak, jahat,pemarah, maless dan apapun yang orang sering bilang tentang aku. but over all aku masih punya hati nurani dan punya niatan tetep jadi orang baik dan wanita sholehah.. mega paling gak suka di bilang cantik,maniez,imoet, de el el... buatnya itu semua bullshit........ mega tidak seperti itu.. dan itu bohong . mega akan bahagia ketika punya banyak teman.. orang bilang mega ini orang yang supel.easygoing,dan gak neko-neko,walau kadang dia sering 'lebay' .. Mega gak pernah milih orang buat jadi temennya. . Kadang dia merasa bdoh tak mampu yang intinya ia sangat merendahkan diri..hingga kadang temannya benci dengan argumennya seperti itu. . Dia tahu. . Tapi buatnya mengagungkan diri justru tingkah laku yang tak pantas. hal bdoh yang sering dilakukannya adlah slah menempatkan diri pada situasi.

bacalah jika menginspirasi hidupmu

blog ini bukan untuk jadi wacana saja, tapi sebagai pengalaman hidup seseorang yang sudah merasakan pahitnya hidup

hanya terlihat kasedihan
dan perasaan
meratapi hidup....
tapi bukan itu
keinginan
seorang mega..
inilah
curahan hatinya
bukan cuma
guratan kata
semata....




wanita diciptakan . .
bukan dari kepala yang untuk,
di junjung,di agungkan,
di tinggikan,di besarkan dan,
dipuja...


wanita bukan pula diciptakan. .
dari kaki yang untuk,
di injak-injak,di hina,
dan rendahkan harga dirinya. . .


akan tetapi wanita di ciptakan. .
dari tulang rusuk..
yang dekat dengan bahu


untuk di jadikan pendamping hidup
yang terletak dekat dengan hati


untuk disayangi,
di lindungi,
dan dicintai

bukan pula senaliknya. .